Sutera Porak-poranda

By pesisirselatan

Kecamatan linggo sari baganti gempa (17)

PAINAN-Hujan disertai angin kencang (badai) melanda wilayah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Kamis (27/3/2008) sekitar pukul 10.00 WIB. Sedikitnya, tujuh rumah masyarakat, sebuah bengkel mobil dan sebuah gedung sekolah Dasar (SD) di dua Nagari yang terdapat Kecamatan Sutera, Kabupaten Pessel rusak parah diterjang angin kencang tersebut.

Dua nagari yang terkena angin kencang itu yakni Nagari Surantiah dan Taratak. Daerah terparah terdapat di Kampuang Koto Tarok, Nagari Surantiah. Disitu, sebuah rumah milik Barani (30) nyaris rata dengan tanah. Ironisnya lagi, istri dari Barani, AL mengalami putus ibu jari kakinya karena tertimpa reruntuhan rumah.

Ambo ndak tau angin ko katibo sakancang iko bana do, manuruik ambo hanyo badai biaso sajo. Dalam hitungan datiak rumah ambo ko rubuah hampia kami sakeluarga tahimpok lai. Untuang kami lai capek lari kalua,” ucapnya lirih.

Selain Barani, rumah Anto (20) juga mengalami rusak seluruh atap rumahnya nyaris terbawa angin tersebut. Sementara itu di Kampuang Timbulun rumah milik Ali Bakar (72) juga terbongkar atapnya. Di Kampuang Sungai Sirah rumah milik Sahrul (39) dan bengkel mobil miliknya tertimpa pohon kayu yang tumbang sehingga rumah beserta bengkelnya itu rubuh.

Selain itu, di Kenagarian Taratak juga ada 3 unit rumah yang mengalami hal yang serupa seleruh atap rumahnya terbongkar terbawa angin kencang, masing-masing rumah milik, Mirus (55), Ridwan (56) dan rumah milik Is (30). Angin tersebut juga memporak porandakan 1 unit sekolah SD 27 Rawang yang nyaris seluruh atapnya terbongkar.

Kabag Kesbang Linmas Setdakab Pessel Dailipal membenarkan peristiwa badai itu. Kata Dailipal, pihaknya kini telah melakukan pendataan kerugian yang dialami masyarakat. Namun, total kerugian belum bisa ditaksir. Bantuan pun telah dirimkan kelokasi bencana untuk segera dibagikan ke korban bencana.

” Kita sekarang terkendala dengan terputusnya akses jalan menuju Sutera. Karena, di Km 5 ada sebuah kayu besar yang tumbang sehingga menutupi jalan,” ujarnya ketika dihubungi per telepon.

Pohon Tumbang

Akibat hujan yang disertai angin kencang yang melanda wilayah Painan dan Kabupaten Pesisir selatan umumnya Kamis (27/3/2008) sekitar 10.00 WIB, membuat akses jalan dari Painan menuju arah Indropuro dan sebaliknya putus.

Tepatnya, di Km 5 Kampuang Sungai Nipah, Kenagarian Painan. Pasalnya, sebuah pohon kayu besar tumbang dan menutupi seluruh badan jalan. Antrian kendaraan, mencapai 3 Km dari kedua arah jalan. Sampai berita ini diturunkan pukul 17.30 WIB, Dinas Pekerjaan Umum masih menggunakan ekscavator dan peralatan berat lainnya, menyingkirkan pohon besar tersebut dari badan jalan. (y)

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.