Penting, Pessel Punya Souvenir Spesifik Daerah

By pesisirselatan

SouvenirPADANG—Ketua umum DPP IKPS (Ikatan Keluarga Pesisir Selatan) H Hasdanil berharap Kabupaten Pessel sudah memiliki sebuah souvenir (pernak-pernik khusus daerah). Pasalnya, selaku daerah destinasi wisata di Sumbar, hal ini jelas dibutuhkan.

” Untuk lokasi penjualannya, bisa diplot dilokasi wisata atau dibuatkan ’shop’ khusus. Sasaran utama para wisatawan lokal, mancanegara dan perantau,” ujarnya, Kamis (1/5) di Padang.

Disebutkan Hasdanil, souvenir (buah tangan) atau oleh-oleh bagi sebuah daerah jelas penting. Bagi para wisatawan (pelancong), souvenir merupakan satu unsur yang tidak pernah luput dalam rencana perjalanan mereka. Souvenir ataupun oleh-oleh tersebut bisa macam-macam rupanya. Entah itu baju, makanan dan minuman, aksesoris sampai ke potret kenangan.

Souvenir dibeli karena dianggap mampu mewakili tempat-tempat yang pernah menjadi tujuan. Oleh sebab itu, souvenir tersebut haruslah mempunyai ciri khas daerah—mencirikan budaya maupun tampilan fisik suatu daerah.

Pessel merupakan daerah yang multi potensi. Terutama tempat-tempat tujuan wisata. Ada Mandeh, Langkisau, Cerocok, Bayang Sani dan lainnya. Melalui souvenir tadi, potensi ini bisa kita perkenalkan ke daerah luar. Harapan, bisa memancing kedatangan wisatawan.

” Kalau mau jujur, kita pasti bakal gagap menjawab seandainya ada wisatawan bertanya: Pessel apa souvenir spesifiknya ? Dimana bisa didapat? Ini mesti cepat disikapi pihak pemkab Pessel,” kata Hasdanil.

Tak cuma itu, di sisi ekonominya, souvenir pun diyakini bisa mengangkat perekonomian masyarakat. Lapangan kerja secara langsung terbuka dengan sendirinya. Sejumlah pengusaha kecil (UKM) bakal menggeliat serta terpancing berkreasi membuat ide-ide souvenir cantik made in Pessel.

” Kita contohkan saja Bukittinggi. Mereka bisa membuka lapangan kerja secara tidak langsung melalui souvenirnya. Ini layak dijadikan contoh dan yakinlah, Pessel pasti bisa,” tandasnya.

shop centre

Bupati Pessel H Nasrul Abit menyebut, kegiatan mengarah ke sana (menggiatkan pembuatan souvenir) sudah dimulai. Salah satunya, telah beroperasinya pusat penjualan hasil kerajinan Pessel di Sago.

” Kita sudah punya shop centre penjualan hasil kerajinan daerah. Tempat ini dikelola langsung Dewan Kesenian dan Kerajina Daerah (Deskranasda) Pessel. Berlokasi di jalan umum Sago Kecamatan IV Jurai Pessel,” katanya.

Disana, tambahnya, sudah bisa diperoleh hasil kerajinan tangan asli Pessel. Sasaran utama kita juga para pendatang (wisatawan). Menyoal souvenir, beberapa upaya untuk itu tengah diupayakan.

” Kita memang ada rencana bikin Mou (kerja sama) dengan para pengusaha tour travel (Asita) di Sumbar. Semua tak lepas dari keinginan pemkab mensukseskan Visit Indonesia Years (VIY) 2008. Serta menjadikan ranah pasisia sebagai salah satu daerah destinasi favorit para wisatawan,” harap Nasrul.(tos)

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.